Introduction

Dear all , Thank You for coming to my blogspot



Mar 2, 2017

Ulasan tentang ‘Jewels’ dalam Jam Tangan

Apa maksud tulisan sekian jewels di dial jam? apa ada kaitannya dengan kualitas jam tersebut? Dalam posting kali ini saya coba bahas sepintas mengenai kedua pertanyaan tersebut diatas.

Jam-jam tangan yang baik biasanya menggunakan jewels dalam movement mereka (biasanya batu rubi dan sekarang diganti dengan sintetik rubi). Jewels ini memiliki fungsi yang penting dalam kelancaran pergerakan movement jam tersebut. Jenis jewels ini dipilih untuk tujuan mengurangi friksi saat antar parts dalam movement yang saling bergesekan secara terus menerus. Rubi dipilih karena kekerasannya dan juga karena permukaannya yang halus. Warna asli rubi yang merah masih dipertahankan sampai sekarang. Kombinasi inilah yang membuat jewels dari rubi adalah pilihan yang terbaik. Untuk movement lower end sebelum tahun 70-an biasanya hanya menggunakan 5 atau 7 jewels, dan kemudian menghilang setelah era quartz muncul. Saat ini, sebagian besar jam tangan berpenggerak manual wind menggunakan standar 17 jewels dalam movementnya.

Berikut adalah beberapa contoh functional jewels yang pasti ada dan digunakan dalam movement:
1. Hole jewel: jewel berbentuk donat sebagai dasar dari bearing yang berputar.

 

2. Pallet stone jewel: jewel berbentuk kotak bata, jewel ini bertugas untuk menahan dan melepas escape wheel. Gear pada escape wheel berbentuk aneh seperti sepatu boot.




3. Roller jewel: Jewel ini berada pada roda balance yang bergerak maju-mundur (bolak-balik).



4. Hole and Cap Jewels: Penggabungan flat jewel dan hole jewel diletakkan didasar as bearing. 



Pada gambar dibawah dapat dilihat penggabungan dari semua jewels diatas dalam sebuah gambar perspektif movement dengan 17 jewels.
 

Dan gambar dibawah adalah foto dari movement ETA 17 jewels cal.1700, sebuah movement yang sederhana tapi berkemampuan sangat baik.
 

Sebagai catatan bahwa movement automatic dan movement dengan penambahan fungsi seperti chronograph dan calendar, dapat memiliki jumlah jewels yang jauh lebih banyak. Sebagai contoh, jam IWC Il Destriero Scafusia (diklaim sebagai the most complicated wristwatches) memiliki total 76 jewels untuk mengakomodasi fungsi-fungsi waktu, perpetual calendar, chronograph rattrapante, repeater dan tourbillon, dan jam ini adalah jam manual winding!
Apakah semakin banyak jewels semakin baik?
Tidak selalu. Seperti yang sudah dijelaskan diatas, tipikal jam-jam manual movement saat ini hanya membutuhkan 17 jewels. Beberapa jam-jam high grade atau yang memiliki movement yang sangat tipis akan memiliki penambahan jewel untuk meningkatkan kualitas dan kepentingan konstruksi, namun tidak akan lebih dari 21-23 jewels. Karena prinsipnya, jewels hanya digunakan untuk mengakomodasi pergerakan parts yang constant dan frekwensi tinggi sehingga part penggerak tanggal, jam dan menit tidak memerlukan jewels.
Movement automatic akan menambahkan 4-8 jewels untuk membantu transfer energi yang efisien dari rotor untuk menggerakkan mainspring. Pada tahun 70-an, publik dikejutkan dengan keluarnya beberapa jam tangan dengan menggunakan jewels yang luar biasa banyak. Masyarakat masih bisa dipengaruhi pendapat masyarakat jaman dulu (sebelum 1900) bahwa semakin banyak jewels semakin bagus dan mahal jam tersebut. Hal ini dulu memang benar karena sebelum tahun 1900, jewels memang dibuat dari batuan rubi yang sebenarnya, jadi semakin banyak rubi yang digunakan akan semakin mahal. Namun sekarang sudah tidak ada lagi batuan rubi yang alami, semuanya menggunakan rubi sintetik atau sering juga disebut Corrundum.

Contoh dibawah yang pernah saya dapat adalah TITUS automatic dengan 77 jewels. Setelah diamati, jewels yang fungsional sebenarnya tidak lebih dari 21 jewels, sisa 56 jewels yang lainnya tidak memiliki fungsi sama sekali. Bisa dilihat peletakan jewels pada sekeliling bearing. Jewels disitu tidak berperan apa-apa karena tidak bergesekan dengan part lain, kecuali jewel yang berada ditengah.
 

Pemakaian jewels yang lebih ekstrim lagi dapat dilihat dari jam dibawah. Jam keluaran Waltham di bawah ini memiliki 100 jewels! bisa anda bayangkan bagaimana bentuknya jewels tersebut. Setelah dibuka ternyata movementnya hanya menggunakan jewels standar sebanyak 17 jewels dan 83 jewels yang lain berada di tempat yang tidak semestinya. Di sekeliling rotor anda lihat ada plat steel yang seolah menjadi “frame” rotor automatic. Nah dibalik “frame” itulah diletakkan 83 jewels yang tersisa agar lengkap menjadi 100 jewels! (sepintas bisa anda lihat sebagian jewelsnya)
 

Dari penjelasan singkat ini mudah-mudahan anda mendapat sedikit informasi agar menjadi jelas apa itu jewels dan apa fungsinya. Jadi kalau ada pedagang menawarkan jam dengan jewels yang banyak dan dia klaim bahwa kualitasnya lebih baik, ini dan itu, anda cukup senyum saja dan bilang pada mereka,”Mas, buka blog jamkuno dulu deh baru jualan!”.
 
 
 
 
   

Feb 8, 2017

9 Project Management Knowledge Areas based on PMBOK Updated

  1. Integration Management - project selection methods and methodologies, stakeholder analyses, charters, project management plans, project management software, change requests, change control boards, review meetings, and lessons-learned reports.
  2. Scope Management - scope statements, work breakdown structures, mind maps, statements of work, requirements analyses, scope management plans, scope verification techniques, and scope change controls.
  3. Time Management - Gantt charts, project network diagrams, critical-path analyses, crashing, fast tracking, schedule performance measurements.
  4. Cost Management - Net present value, return on investment, payback analyses, earned value management, project portfolio management, cost estimates, managing cost plans, and cost baselines.
  5. Quality Management - Quality metrics, checklists, quality control charts, Pareto diagrams, fishbone diagrams, maturity models, and statistical models.
  6. Human Resource Management - Motivation techniques, empathic listening, responsibility assignment matrices, project organizational charts, resource histograms, and team building exercises.
  7. Communications Management - Communications plans, kickoff meetings, conflict resolution, communications media selection, status and progress reports, virtual communications, templates, and project web sites.
  8. Risk Management - Risk management plans, risk registers, probability/impact matrices, and risk rankings.
  9. Procurement Management - Make-or-buy analyses, contracts, request for proposals or quotes, source selections, supplier evaluation matrices.

Jan 26, 2017

Three Key Success Factor of Project Management

On Time Project Delivery
While on time project delivery may be important to your customer, it is also important to your senior management.  Delivering a project on time means you are freeing up your project resources according to the original project plan to work on other projects that likely need them right away.  On time delivery is really not a common occurrence, so when you can pull it off it's often an instant recognition factor and a nice feather in your project management cap.
In terms of the customer, delivering the project on time may mean success and rewards for the project sponsor or primary customer contact with their superiors.  Depending on how the solution ties into their internal company workings and commitments as well as their own project obligations, it may mean that they are able to meet a critical deadline that they made a prior commitment to.  This will also definitely make for a happy customer - you which we'll discuss in the third success factor below.

On Budget Project Delivery
The second key success factor, on budget project delivery, is just about as rare as on time project delivery.  In fact, they often go hand in hand.  And both definitely have a fudge factor.  Your senior management - and even your customer - will likely consider the project to be delivered on budget if it's within a certain percentage of the original budget forecast.  I'd like to say 10%, but if you're working a $1.5 million project, that's $150,000 and that's not a fudge factor - that's an absolute budget overrun.  So, obviously, the ‘acceptable' amount is somewhat dependent on the size of the project in terms of dollars.  Usually 3-5% is going to be acceptable by all parties - the customer and your senior management.
In order to ensure that you stay as close to on budget as you possibly can, it's critical that you closely manage scope.  If you and your team are performing work for the client that is out of scope, that means you are performing unplanned work using planned hours - and that will ALWAYS result in your project running over budget.  If there are scope changes, you must present those to the customer, get official signoff on them, and increase the project budget by that change order dollar amount.  That way, you'll have a much better chance of delivering an on budget solution and keep senior management and the customer happy in the process.

Customer Satisfaction
Customer satisfaction is a hard one - at times it can be very subjective.  On time delivery and on budget delivery may factor into their satisfaction level, but other things can affect it as well - and sometimes it's things you have very little control over or are clueless how to measure or fix.  The key as the project manager - in terms of customer happiness - is to make sure you stay engaged with them throughout the process and are tending to their needs.  Keep them informed, show them the output from your project management document on a weekly basis,  always treat them as part of the team, give them good and bad news in a timely fashion, and definitely address any concerns very quickly.  A customer concern that is left untouched ends up as an email or phone call to your CEO quicker than you can imagine - and customer satisfaction goes right out the window with it.
At the end of the project, have a detailed discussion with the customer.  Get their perspective on the successes and failures of the project, conduct lessons learned with them, and get a feel on whether you're likely to get repeat business from them.  Your goal should always be to have a happy, reference-able customer at the end of the engagement.

Sep 1, 2015

SIAPA YANG MENCIPTAKAN ALLAH? PEMUDA ITU MENJAWAB.....

Ada seorang Atheis yg memasuki sebuah masjid, dia mengajukan 3 pertanyaan yg hanya boleh dijawab dengan akal. Artinya tidak boleh dijawab dengan dalil, karena dalil itu hanya dipercaya oleh pengikutnya, jika menggunakan dalil (naqli) maka justru diskusi ini tidak akan menghasilkan apa-apa...

Pertanyaan atheis itu adalah:

  1. Siapa yg menciptakan Allah?? Bukankah semua yg ada di dunia ada karena ada penciptanya?? Bagaimana mungkin Allah ada jika tidak ada penciptanya?? 
  2. Bagaimana caranya manusia bisa makan dan minum tanpa buang air?? Bukankah itu janji Allah di Syurga?? Jangan pakai dalil, tapi pakai akal.... 
  3. Ini pertanyaan ketiga, kalau iblis itu terbuat dari Api, lalu bagaimana bisa Allah menyiksanya di dalam neraka?? Bukankah neraka juga dari api?? 

Tidak ada satupun jamaah yg bisa menjawab, kecuali seorang pemuda.

Pemuda itu menjawab satu per satu pertanyaan sang atheis :

  1. Apakah engkau tahu, dari angka berapakah angka 1 itu berasal?? Sebagaimana angka 2 adalah 1+1 atau 4 adalah 2+2?? Atheis itu diam membisu..
    "Jika kamu tahu bahwa 1 itu adalah bilangan tunggal. Dia bisa mencipta angka lain, tapi dia tidak tercipta dari angka apapun, lalu apa kesulitanmu memahami bahwa Allah itu Zat Maha Tunggal yg Maha mencipta tapi tidak bisa diciptakan??"
  2. Saya ingin bertanya kepadamu, apakah kita ketika dalam perut ibu kita semua makan? Apakah kita juga minum? Kalau memang kita makan dan minum, lalu bagaimana kita buang air ketika dalam perut ibu kita dulu?? Jika anda dulu percaya bahwa kita dulu makan dan minum di perut ibu kita dan kita tidak buang air didalamnya, lalu apa kesulitanmu mempercayai bahwa di Syurga kita akan makan dan minum juga tanpa buang air??
  3. Pemuda itu menampar sang atheis dengan keras. Sampai sang atheis marah dan kesakitan. Sambil memegang pipinya, sang atheis-pun marah-marah kepada pemuda itu, tapi pemuda itu menjawab : "Tanganku ini terlapisi kulit, tanganku ini dari tanah..dan pipi anda juga terbuat dari kulit dari tanah juga..lalu jika keduanya dari kulit dan tanah, bagaimana anda bisa kesakitan ketika saya tampar?? Bukankah keduanya juga tercipta dari bahan yg sama, sebagaimana Syetan dan Api neraka??
Sang athies itu ketiga kalinya terdiam...

Sahabat, pemuda tadi memberikan pelajaran kepada kita bahwa tidak semua pertanyaan yg terkesan mencela/merendahkan agama kita harus kita hadapi dengan kekerasan. Dia menjawab pertanyaan sang atheis dengan cerdas dan bernas, sehingga sang atheis tidak mampu berkata-kata lagi atas pertanyaannya..

Itulah pemuda yg Islami, pemuda yg berbudi tinggi, berpengtahuan luas, berfikiran bebas...tapi tidak liberal... tetap terbingkai manis dalam indahnya Aqidah...

Ada yg berkata bahwa pemuda itu adalah Imam Abu Hanifah muda. Rahimahullahu Ta'ala...





Aug 28, 2015

CARA ADD FAVICON DI BLOGSPOT

Ada 2 cara untuk merubah favicon yang muncul ditab. Default iconnya adalah huruf B latar orange. Yaitu dengan cara rubah layout lalu add gadget berupa Favicon. Namun cara ini kadang gak berhasil. Tapi jangan menyerah dulu, karena saya punya cara jitunya. Nantinya kamu bisa add icon animasi berupa gif ukuran 16x16 atau Icon saja 16x16 dan ingat kapasitasnya harus dibawah 100 Kb.

Caranya adalah :
Pastikan icon mu diupload ke web dan dapat diakses langsung contohnya :
Quote dibawah ini :
"https://www.blogger.com/favicon-image.g?blogID=7017202115123131488"
Kalo kamu bingung upload ke hosting mana, maka cukup lakukan, buka layout dari blogger editormu, lalu tambahkan gadget FAVICON bila belum ada, dan letaknya pasti dipojok kiri atas layout editormu.

Lalu upload suatu gambar icon yang ukurannya sudah saya beritahu diatas. Setelah itu klik linknya, dan pastikan kamu bisa ambil link icon tersebut.
Lalu jangan lupa save arangement, dipojok kanan atas tombol warna orange. 
Setelah itu buka template dan click edit HTML

cari tag dibawah ini:
      "</head>"
persis diatasnya tambahkan tag ini :
   "<link href='https://www.blogger.com/favicon-image.g?blogID=7017202115123131488' rel='SHORTCUT ICON'/>"
didalam href itu rubah link milikmu yang sudah saya guide diatas. Lalu jangan lupa click save template.

Terakhir lakukan refresh blogspot kamu. Hasilnya.......... ditab browser akan muncul icon yang sudah kamu setting tersebut.


Selamat mencoba!!!
 

About Me

I am a Man